Baringan Mimpi

Pagi dingin suntuk
Embun bermain dengan wajah kusut
Politik berisik 'ku-kutuk
Secangkir kopi sudah surut

Hari terus berlalu...
Lupa waktu kutuju...

Sudah berapa lama aku terbaring?
Diantara lusinan mimpi yang kubanting
Terjebak aku dalam lantunan bising
Enggan beranjak melampaui genting

_Muhammad Rafi Akbar, 27 Januari 2022

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kita Telah Mati

Sebuah Pesan Dalam Angan