Kisah Kasih

                                                  teruntuk Silah

Tak ada lagi yang bisa ku-ucap setelah menghinggapi matamu. Menelusuri indah alunannya, hingga terbuai pada kasih. Kasih yang kita bangun dari terjalnya kisah.

Hati ini sudah kutata sebagai mesra, untukmu. Kubangun dengan megah dan kokoh. Agar dengan megahnya, kau bisa menuai banyak kasih. Agar dengan kokohnya, tak ada yang bisa menghinggapinya darimu, atau merebut kuasa kasihnya dariku.

Matamu, biarlah tetap menjadi saksi atas kasih yang kita bangun. Dan hatiku, biarlah tetap menjaga abadi kasih yang kita tetapkan sebagai bukti.

_Muhammad Rafi Akbar, 17 Januari 2022

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kita Telah Mati

Sebuah Pesan Dalam Angan