Dari Langit Sukabumi

Hujan turun dari langit Sukabumi
Rintik berubah menjadi deras
Kita berteduh, terdiam.
Di antara butiran air yang turun. Bisu.

Kau enggan berbicara
seakan hujan hanya satu-satunya suara.
Barangkali diam kali ini
menjadi kencan kita di penghujung minggu?

Kita menembus tebalnya malam, Sil.

_Muhammad Rafi Akbar, 11 Mei 2022


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kita Telah Mati

Sebuah Pesan Dalam Angan